December 27, 2025
Mengapa silika leburan cocok sebagai komponen penting untuk aplikasi kaca optik?
Kuarsa, terutama silika leburan, banyak digunakan dalam aplikasi optik karena sifatnya yang unik. Tetapi tahukah Anda mengapa silika leburan cocok sebagai komponen penting untuk aplikasi kaca optik? Beberapa sifat unggul dari silika leburan menentukan kepentingannya.
1. Transmitansi Tinggi
Silika leburan mentransmisikan cahaya dari spektrum UV hingga IR. Berdasarkan pita gelombang, kaca kuarsa dibagi menjadi JGS1, JGS2, JGS3 (terkait dengan kandungan gugus OH dalam material). JGS1 adalah kaca kuarsa kelas UV dengan transmitansi tinggi (sekitar 93,5%) dalam pita gelombang 180-2500nm. Kaca kuarsa JGS2 transparan dalam pita gelombang 220-2500 nm, dengan transmitansi lebih dari 93,5%. JGS3 adalah kaca kuarsa kelas inframerah, yang tidak hanya memiliki transmitansi lebih dari 93,5% dalam pita gelombang cahaya tampak dekat-ultraviolet (260-700nm), tetapi juga memiliki transmitansi tinggi dalam pita gelombang 700-3500 nm.
2. Ketahanan Panas Tinggi
Kaca kuarsa memiliki koefisien ekspansi termal yang sangat kecil dan dapat menahan perubahan suhu yang ekstrem. Kaca kuarsa dipanaskan hingga sekitar 1100 ℃, dan tidak akan pecah dalam air bersuhu normal.
Suhu titik lunak kaca kuarsa adalah sekitar 1730°C, dapat digunakan untuk waktu yang lama pada 1100°C, dan suhu penggunaan maksimum dalam waktu singkat dapat mencapai 1450°C.
3. Ketahanan Korosi
Kecuali asam fluorida, kaca kuarsa hampir tidak bereaksi secara kimia dengan asam lain, dan ketahanan asamnya 30 kali lipat dari keramik.
Aplikasi Optik Silika Leburan:
Karena sifat optik, mekanik, dan termal yang sangat baik ini, silika leburan banyak digunakan di semua spektrum.
1. Aplikasi UV:
Teknologi Nuklir Laser, Mikrolitografi, Spektroskopi, Penggandengan Sinyal
2. Aplikasi Inframerah:
lensa inframerah kelas atas, perangkat optoelektronik presisi tinggi
3. Aplikasi Cahaya Tampak:
Spektrofotometer